Products May 27, 2026

Kenapa Kami Desain POS Ini Tablet-First (Bukan Desktop)

Banyak POS didesain untuk desktop lalu diadaptasi ke tablet. Kami mulai dari tablet. Ini kenapa — dan apa bedanya di pengalaman pakai.

T
Tim CrescendPOS

Desktop-First vs Tablet-First

Banyak POS di pasar didesain untuk layar desktop lalu di-shrink ke tablet. Hasilnya: tombol kecil, text nggak kebaca, workflow yang butuh mouse. Kami mulai dari arah sebaliknya.

Kenapa Tablet?

Di lapangan, kafe dan warung di Indonesia sebagian besar pakai tablet — bukan PC desktop. Space terbatas, budget terbatas, dan tablet bisa ditaruh di mana saja. Desain yang tablet-first artinya touch target besar, layout yang kerja di layar 10", dan workflow yang bisa dioperasikan dengan satu tangan.

Touch Target yang Jelas

Di jam sibuk, kasir nggak bisa "aim" ke tombol kecil. Product grid kami didesain supaya setiap tile cukup besar untuk di-tap tanpa misfire. Payment numpad didesain untuk jari, bukan mouse cursor.

Workflow Minimal-Tap

Setiap alur dioptimalkan untuk jumlah tap minimum. Pesanan baru? 3-4 tap dari start sampai kirim ke dapur. Pembayaran cash? Tap metode, masukkan nominal, selesai. Kami hitung setiap tap karena di jam sibuk, setiap detik penting.

Tapi Tetap Kerja di Desktop

Tablet-first bukan berarti tablet-only. Admin dashboard, laporan, dan settings dioptimalkan juga untuk layar besar. Tapi POS grid — layar yang dipakai kasir sehari-hari — itu didesain untuk sentuhan, bukan klik.