Struk Thermal vs Dot Matrix: Breakdown Biaya untuk F&B
Printer thermal nggak butuh tinta tapi kertasnya lebih mahal. Dot matrix murah operasionalnya tapi lambat. Ini hitungan lengkapnya.
Thermal: Cepat dan Silent
Printer thermal mulai dari kisaran Rp 300.000 untuk yang basic, Rp 800.000-1.500.000 untuk yang reliable (harga bisa berubah). Kecepatan sekitar 200-300mm/detik — struk keluar dalam 1-2 detik. Hampir nggak berisik. Nggak pakai tinta — print pakai elemen panas. Kelemahan: struk pudar setelah beberapa bulan.
Dot Matrix: Murah Operasional, Lambat
Harga lebih tinggi (kisaran Rp 1.5-3 juta). Lambat (3-5 detik per struk), berisik. Butuh ribbon (pita tinta). Satu-satunya keunggulan: bisa print rangkap (carbon copy) — relevant kalau butuh salinan fisik.
Perkiraan Biaya Bulanan
Untuk sekitar 200 transaksi/hari (6.000 struk/bulan): thermal butuh sekitar 30-40 roll kertas per bulan, dot matrix butuh kertas + ribbon. Biaya kertas thermal memang lebih tinggi, tapi selisihnya relatif kecil dibanding waktu yang dihemat dari kecepatan print.
Rekomendasi
Untuk F&B modern, thermal biasanya pilihan yang lebih praktis: lebih cepat, lebih quiet (penting untuk ambiance kafe), bisa print logo, dan bisa dipakai untuk tiket dapur juga. Dot matrix masih relevan kalau kamu spesifik butuh struk rangkap.